LUBUK LINGGAU,LINGGAUFAKTA – membuka secara resmi Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tim Penggerak PKK Kota Lubuk Linggau Tahun 2026 yang digelar di , Kamis (19/2/2026).
Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa di tengah banyaknya usulan kegiatan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pemerintah Kota harus bersikap selektif dalam menentukan program prioritas. Saat ini, tercatat hampir 27 OPD mengajukan beragam kegiatan untuk tahun anggaran mendatang.
Menurutnya, perlu dilakukan inventarisasi secara menyeluruh agar seluruh program benar-benar fokus, terarah, dan selaras dengan tema pembangunan tahun 2026.
“Tema pembangunan 2026 harus diarahkan pada upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan menekan angka kemiskinan. Dengan keterbatasan anggaran, kita harus memprioritaskan program yang benar-benar penting dan berdampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk peran strategis Tim Penggerak PKK sebagai mitra pemerintah daerah. PKK dinilai memiliki peran besar karena bersentuhan langsung dengan keluarga, khususnya kaum ibu, yang menjadi fondasi utama dalam pembangunan karakter generasi muda.
Belakangan ini, kondisi sosial di Kota Lubuk Linggau menjadi perhatian serius pemerintah, menyusul maraknya tawuran pelajar serta kasus kekerasan yang melibatkan anak usia sekolah. Pemerintah menilai pembentukan karakter harus dimulai dari lingkungan keluarga sebagai benteng pertama pendidikan moral.
“Kehadiran ibu-ibu PKK di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya fokus pada penanganan stunting, pengentasan kemiskinan, dan pengurangan pengangguran, tetapi juga pada pembinaan moral dan karakter anak,” ujarnya.
Wali Kota menegaskan, dengan kondisi keuangan daerah yang terbatas, pemerintah akan memprioritaskan program yang berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi, pengentasan kemiskinan, serta pembangunan karakter masyarakat yang dimulai dari keluarga sebagai fondasi utama pembangunan daerah.(REDAKSI)

